Bantuan Sosial Yang Wajib Diketahui Dari Pemerintah dan 5 Faktanya!

Bantuan Sosial dari pemerintah kembali diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menteri Sosial Tri Rismaharini menjelaskan bahwa bansos akan disalurkan pada bulan Juli ini saat PPKM Darurat mulai diberlakukan.

Dengan hadirnya bansos pada masa PPKM Darurat ini guna untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Joko Widodo menyampaikan jika bantuan harus dipercepat pembayarannya.

“Ini tadi instruksi bapak Presiden agar untuk dilakukan akselerasi pembayarannya minggu ini. Terutama untuk tadi PKH untuk dimajukan triwulan ketiga ini bisa dibayarkan di bulan Juli sehingga bisa membantu masyarakat,” tutur Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Fakta Bantuan Sosial dari Pemerintah melalui Kementerian Sosial:

  • Bantuan Sosial Tunai (BST)

    Melansir pada website Kementerian Keuangan Jumat (2/7/2021), bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah menyiapkan anggaran Rp 6,1 triliun untuk memperpanjang program bantuan sosial tunai (BST). Bantuan sosial tunai diperpanjang 2 bulan untuk periode Juli-Agustus 2021 untuk meringankan masyarakat yang terdampak pelaksanaan PPKM darurat.

    Baca juga : Cara Daftar Bansos

    Untuk perpanjangan 2 bulan ini akan dibayarkan pada bulan Juli dengan target 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 34 provinsi. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email “BST selama ini sudah diberikan untuk 9,6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan anggaran Rp 11,94 triliun untuk penyaluran Januari-April setiap bulannya Rp 300.000 per kelompok penerima per bulan,” tutur Menteri Keuangan.
Bantuan Sosial dari Pemerintah
Bantuan Sosial Dari Pemerintah

  • Diskon Listrik
    Disamping itu, pemerintahan putuskan kembali perpanjang potongan harga biaya listrik untuk kelompok 450 VA dan 900 VA bersubsidi. Kontribusi yang sebelumnya akan usai Juli, akan diperpanjang selesai pemerintahan berlakukan PPKM Darurat. Karena ada PPKM, akan diperpanjang kembali potongan harga 50 % untuk 450 VA dan 900 VA dengan 25 % s/d kwartal ke-3 . |
    “Jadi durasinya diperpanjang 3 bulan sampai dengan September untuk 32,6 juta pelanggan 450 VA dan 900 VA. Jadi untuk total diskon listrik membantu masyarakat terutama kelompok menengah bawah ini adalah sebesar Rp 7,58 triliun,” terang Sri Mulyani.
Bantuan Sosial berupa Diskon Listrik dari Pemerintah
Bantuan Sosial Dari Pemerintah berupa Diskon Listrik
  • BLT Dana Desa
    Dana Desa tahun 2021 diutamakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam rencana menolong warga miskin di dusun yang terimbas Covid-19. BLT Dusun dikasih ke sasaran yang menerima sekitaran delapan juta keluarga miskin atau yang tidak sanggup dengan besaran Rp 300.000 per barisan yang menerima /bulan dengan keseluruhan prediksi bujet sejumlah Rp 28,8 triliun.

    “Kemudian BLT Desa juga bisa dibayarkan secara rapel triwulanan dan kebijakan baru ini kita akan sampaikan di bulan Juli ini,” tutur Menkeu.

    “Sehingga dalam pelaksanaan PPKM Darurat masyarakat bisa mendapatkan terutama di desa tadi yang kelompok petani, pedagang, buruh, nelayan dan juga guru bisa mendapatkan bantuan yang tepat waktu pada bulan Juli ini,” ujarnya.

  • Program Keluarga Harapan (PKH)
    Karena ada PPKM darurat, pendistribusian Program Keluarga Harapan (PKH) akan dipercepat. Biaya dari PKH 2021 sejumlah Rp28,31 triliun dengan sasaran 10 juta kelompok yang menerima, dan aktualisasi s/d kwartal ke-2 ialah Rp 13,96 triliun. “Dengan adanya PPKM Darurat mestinya kuartal ketiga ini kita akan mempercepat penyalurannya di triwulan ketiga ini pada bulan Juli dan diharapkan akan memperkuat daya tahan sosial dari para keluarga PKH,” tutur Sri Mulyani.
Bantuan Sosial dari pemerintah berupa PKH
Bantuan Sosial dari pemerintah berupa PKH
  • BLT UMKM
    Pemerintah juga akan menambah target penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Keseluruhan didistribusikan Rp 15,36 triliun untuk 12,delapan juta usaha micro dengan index kontribusi Rp 1,dua juta kontribusi produktif kontan. Menurut Sri Mulyani, pada kwartal I dan kwartal II, BPUM ini baru terealisir 9,delapan juta usaha kecil yang telah terima kontribusi dengan aktualisasinya Rp 11,76 triliun.

    “Untuk PPKM darurat ini yang pada bulan Juli kita berharap sampai dengan September untuk sisa anggarannya 3,6 triliun bagi 3 juta UMKM bisa diberikan sehingga juga sekali lagi membantu masyarakat pada kondisi PPKM darurat,” tutur Menkeu.

About The Author